Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHukum & KriminalMedan

Keluarga Riki Agasi Minta Perhatian Kapolda Sumut dan Ketua Kompolnas Soal Dugaan Maladministrasi di Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area

6
×

Keluarga Riki Agasi Minta Perhatian Kapolda Sumut dan Ketua Kompolnas Soal Dugaan Maladministrasi di Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : Keluarga besar Riki Agasi, tukang servis AC warga Jl. Menteng Raya Gg. Bersama, Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, meminta perhatian khusus Bapak Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. dan Bapak Ketua Kompolnas RI Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman atas dugaan ketidakadilan dan maladministrasi penanganan perkara yang dialaminya.

Riki Agasi adalah korban pemukulan dan perampasan sepeda motor yang terjadi pada 5 Januari 2024 oleh terlapor Ali Purba, pengusaha bengkel di Medan Denai. Hingga Oktober 2026, sepeda motor korban masih dikuasai pelaku, bahkan korban sempat jadi tersangka dan ditahan 44 hari.

Paman korban, Junaidi Ginting, Kaperwil Media Nasional Cakrawala Nusantara / keluarga besar Ikatan Media Online Indonesia (IMO) Sumut, menyampaikan langsung harapannya kepada Kapolda Sumut yang baru dilantik.

“Selamat datang dan selamat bertugas di Sumut Bapak Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan. Kami rakyat kecil Medan Denai mohon perhatian dan keadilan Bapak Kapolda yang baru. Kasus keponakan saya ini sudah 2 tahun tidak selesai, motornya masih di rumah pelaku Ali Purba sampai hari ini Bapak,” ujar Junaidi Ginting, Kamis (22/10/2026) di Medan.

Baca Juga :  Ketua IMO Indonesia Sumut Apresiasi Kapolrestabes Medan Ungkap Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Boks Plastik

Junaidi menjelaskan, keponakannya dipukul 2 kali di rahang/leher hingga jatuh dari motor bersama 2 anaknya yang masih kecil sepulang Sholat Jumat 5 Januari 2024. Saat korban menolong anaknya, pelaku membawa kabur motor korban.

Korban melapor ke Polrestabes Medan dengan Pasal 365 KUHP (Pencurian dengan Kekerasan). Penyidik sudah olah TKP dan foto motor ada di rumah pelaku. Namun anehnya tidak pernah ada SP2HP, dan 8 bulan kemudian laporan di-SP3 dengan alasan bukan tindak pidana.

Sebaliknya laporan pelaku di Polsek Medan Area sangat cepat diproses. Korban ditetapkan tersangka dan ditahan 44 hari. Penyidik Polsek Medan Area, Aiptu Tumpal Panggabean bahkan mengatakan kepada korban: “Visum korban kosong, visum pelaku yang ada, kami sudah koordinasi dengan penyidikmu, sudah tau siapa yang jadi tersangka.”

Baca Juga :  Prof Nispul Khoir : Pemantapan dan Pembekalan Petugas Haji, Karu dan Karom Kloter 14 Kunci Sukses Haji 2026

Melalui kuasa hukum Datuk Nikmat Gea, SH, keluarga mengajukan Praperadilan di PN Medan. Hakim PN Medan mengabulkan gugatan dan menyatakan penetapan tersangka terhadap Riki Agasi TIDAK SAH. serta memerintahkan pemulihan hak moril dan materil korban.

Namun saat keluarga menindaklanjuti putusan Praperadilan dengan menggugat ganti rugi di PN Medan, majelis hakim justru menolak gugatan korban. Sehingga putusan pemulihan hak tidak terlaksana.

Maka dari itu, keluarga meminta atensi : Kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.:
Mohon kiranya Bapak Kapolda berkenan melakukan audit, gelar perkara khusus, membuka kembali LP korban yang di-SP3 di Polrestabes Medan, serta memerintahkan pengembalian sepeda motor korban yang hingga kini masih dikuasai pelaku Ali Purba. Mohon juga periksa oknum penyidik yang diduga tidak profesional.

Baca Juga :  Pelayanan Haji Cukup Baik, Jamaah Hijir Ismail Optimis Kerjakan Haji dengan Aman dan Lancar

Kepada Bapak Ketua Kompolnas RI Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Cq. Ketua Harian Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo:
Mohon pengawasan eksternal dan atensi terhadap dugaan maladministrasi penanganan perkara di jajaran Polda Sumut ini. Kami rakyat kecil mohon perlindungan Kompolnas.

“Korban orang susah Bapak, kuli harian, anak masih kecil. Bahkan saat mediasi pelaku pernah minta uang damai Rp 120 juta. Kami hanya minta keadilan dan motor kami kembali. Kami percaya di tangan Bapak Kapolda Sumut yang baru Irjen Sonny Irawan, keadilan akan hadir di Sumut,” tutup Junaidi Ginting penuh harap.

Keluarga berharap Presiden Prabowo, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Kapolda Sumut, dan Ketua Kompolnas mendengar jeritan rakyat kecil ini harapnya. ril/nrd

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *