Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaMedan

Prof Nispul Khoir : Pemantapan dan Pembekalan Petugas Haji, Karu dan Karom Kloter 14 Kunci Sukses Haji 2026

81
×

Prof Nispul Khoir : Pemantapan dan Pembekalan Petugas Haji, Karu dan Karom Kloter 14 Kunci Sukses Haji 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : Prof Nispul Khoir memberikan pembekalan dan pemantapan kepada para Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) petugas haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 asal Labuhan Batu Induk dan Labuhan Batu Utara (Labura) di Asrama Haji Medan Lantai V pada Selasa 5 Mei 2026.

Sebagai Karu dan Karom saat pelaksanaan ibadah haji, ini merupakan tugas mulia dan pilihan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak saja sebagai Tamu Allah tapi Karu dan Karom memiliki peran ganda yang juga melayani Tamu Allah yang lainnya.

“Oleh karena itu berikan pelayanan prima secara ikhlas, problem solving saling berkoordinasi sesama petugas dan yang lainnya,” ujar Prof Nispul yang juga Ketua DPW ISMI Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga :  Desa Dalu X B Ikuti Lomba 10 Program Pokok PKK Kategori UP2K Tingkat Sumut

Sebagai pemateri bagi Karu dan Karom jamaah haji Embarkasi Medan pada tahun ini, ia juga mengemukakan bahwa keikhlasan dan kebaikan yang dibuat adalah bagian dari proses membangun keberhasilan haji 2026. “Karena Karu Karom garda terdepan untuk itu,” kata dosen UIN SU tersebut.

Dikatakan, agar pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci berjalan lancar, maka Pemantapan dan Pembekalan bagi Petugas Haji, Karu dan Karom penting dipahami, sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi berbagai hal yang menganggu proses ibadah haji.

Pembekalan dan pemantapan bagi para petugas haji yang bertugas membantu para jemaah haji ketika berada di tanah suci. Tujuan pembekalan ini penting dilakukan, agar seluruh jemaah haji memiliki pengertian dan pemahaman tentang situasi di Tanah Suci.

Baca Juga :  PERMAK Sumut Minta Kajari Padang Sidempuan Dinonaktifkan, Diduga Rekayasa Kasus Korupsi Terhadap Fahmi Siregar

Prof Dr H. Nispul Khoiri, M.Ag dalam paparannya di hadapan para petugas haji, Karu dan Karom, mengatakan mengurus haji merupakan persoalan kemaslahatan, dalam konteks maqasid syariah, tugas para pelayan haji itu penting dan mulia.

“Kepada para petugas haji, Karu dan Karom, pertama tanamkan rasa syukur kepada Allah karena sudah dipilih sebagai tamu Allah, sebab tidak semua diundang sebagai tamu Allah. Walaupun mereka sehat dan berkemampuan cukup, maka tugas ini jangan jadikan beban, penguatan keikhlasan sebagai menguatkan pelayan tamu Allah,”ujar Prof Nispul.

Konsep fiqh dalam bab Maqasbid Syariah mewujudkan kemaslahatan, kebaikan, dan kedamaian umat manusia di dunia dan akhirat. Dan para petugas haji ini pada hakikatnya sudah menjalankan tugasnya bagi kemaslahatan dan ini merupakan konsep Ilahiah.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pengadaan 2 Unit Kapal, Kejati Sumut Geledah  Kantor PT Pelindo Belawan 

“Prinsip Maqasbid Syariah jika dijalankan secara baik, maka yakinlah apresiasi Tuhan itu akan turun dan itu jaminannya surga, jika tugas itu dijalankan secara konsisten, ikhlas dan Allah juga memberikan ruang kebaikan kepada para petugas haji, maka gunakan momentum haji ini sebagai investasi akhirat,”ujar Guru Besar UIN SU.

Disamping itu ditegaskan mantan Wakil Rektor III UIN SU ini, bahwa kesuksesan Haji Nasional semua bertumpu pada peran Karu Karom dan petugas haji itu didalam melaksanakan tugasnya.nrd

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *