Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaInternasionalMedan

Majelis Ormas Islam Tolak Kunjungan Perdana Menteri India Narendra

5
×

Majelis Ormas Islam Tolak Kunjungan Perdana Menteri India Narendra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA : Majelis Ormas Islam (MOI) menyatakan sikap menolak rencana kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia. Penolakan itu didasarkan pada keprihatinan terhadap situasi yang dinilai masih diwarnai praktik Islamofobia, diskriminasi, serta berbagai pelanggaran hak-hak umat Islam di India.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan MOI di Jakarta, Juli 2026. Organisasi yang menghimpun sedikitnya 13 organisasi kemasyarakatan Islam itu menilai berbagai laporan lembaga internasional, organisasi hak asasi manusia, dan pemberitaan media global menunjukkan meningkatnya tindakan intoleransi terhadap umat Islam di India.

Ketua Presidium MOI, Nazar Haris, mengatakan penolakan terhadap kunjungan Modi merupakan bentuk keprihatinan atas kondisi kebebasan beragama dan hak-hak sipil umat Islam di India yang dinilai belum memperoleh penyelesaian secara adil.

Baca Juga :  Kloter I Padang Sidempuan  Berangkat, Wamenag RI : Jamaah Harus Bersyukur Banyak Minum dan Jaga Kesehatan

Dalam pernyataannya, MOI mengecam segala bentuk Islamofobia, diskriminasi, dan tindakan represif terhadap umat Islam di India. Organisasi tersebut juga mendesak Pemerintah India menghentikan kebijakan maupun tindakan yang dinilai diskriminatif serta menjamin perlindungan hak seluruh warga negara tanpa membedakan agama dan keyakinan.

Selain itu, MOI mendorong Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan dan aspirasi umat Islam Indonesia kepada Pemerintah India melalui jalur diplomatik secara tegas dan bermartabat.

Baca Juga :  Penanggulangan Bencana Harus Dikelola dengan Sistem Mananajemen yang Baik

MOI juga mengajak organisasi Islam, lembaga dakwah, tokoh umat, pemuda Islam, serta elemen masyarakat untuk menyuarakan solidaritas terhadap umat Islam di India melalui cara-cara yang damai, konstitusional, dan sesuai dengan prinsip kemanusiaan.

Kepada para khatib, dai, dan pemimpin umat, MOI mengimbau agar terus mendoakan keselamatan umat Islam yang mengalami penindasan di berbagai belahan dunia, termasuk di India, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya persaudaraan Islam dan penegakan nilai-nilai keadilan.

Dalam pernyataannya, MOI menegaskan bahwa sikap tersebut bukan ditujukan sebagai bentuk permusuhan terhadap rakyat India maupun pemeluk agama tertentu. Menurut mereka, sikap itu merupakan panggilan moral untuk menolak segala bentuk penindasan, diskriminasi, dan Islamofobia di mana pun terjadi.

Baca Juga :  KBIHU Al Amin As Syakir Labusel Harap Jamaah Sehat-sehat dan Menjadi Haji Mabrur Mabrurah

Majelis Ormas Islam merupakan forum yang beranggotakan sejumlah organisasi Islam, di antaranya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Al Jam’iyatul Washliyah, Mathla’ul Anwar, Persatuan Islam, Hidayatullah, Al-Ittihadiyah, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Ikatan Dai Indonesia, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Ummat Islam, Wahdah Islamiyah, Syarikat Islam, dan Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia. diurnawan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *