Arena masuk ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7/2026) malam. Warga mengeluh tiket masuk ke arena ini sangat mahal.
MEDAN : Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang diharapkan menjadi pesta rakyat justru menuai keluhan karena mahalnya harga tiket dan parkir kendaraan. Akibatnya, banyak pengunjung tak mampu membeli tiket, kecewa dan membatalkan niat masuk ke arena PRSU pada Sabtu (4/7/2026) malam.
Harga tiket masuk dibandrol Rp75 ribu per orang pada Jumat, Sabtu, Minggu dinilai terlalu memberatkan masyarakat, di tengah himpitan ekonomi saat ini. Untuk parkir mobil pribadi dipatok Rp15 hingga Rp20 ribu. Sementara Rp35 ribu tiket masuk untuk Senin sampai Kamis.
Willy, warga Medan Johor, mengaku kecewa tingginya harga tiket masuk untuk menonton konser di akhir pekan tersebut. ‘’Kami datang ke PRSU di Jl. Gatot Subroto dari rumah di Johor membawa istri dan 3 anak. Kalau dihitung 5 kali Rp75 ribu sudah berapa?, belum lagi beli makanan, minuman dan lainnya di dalam arena pameran,’’ ujarnya saat bercerita dengan Waspada.id, Senin (6/7/2026). Dengan penuh rasa kecewa, akhirnya Willy dan keluarga mengaku mengurungkan niat masuk arena PRSU dan terpaksa pulang ke rumah. ‘’Ini pekan rakyat atau pesta pengusaha?,’’ cetusnya.
Sebelumnya, Putra Pratama, salah seorang pengunjung mengucapkan hal senada dan menyampaikan kekecewaannya terhadap tingginya tarif tiket masuk PRSU tersebut. “Hari ini ekonomi masyarakat sudah sulit, apalagi sekarang kita sedang memasuki tahun ajaran baru di mana banyak keperluan yang harus dibeli untuk perlengkapan sekolah anak-anak. Sudah seharusnyalah Gubernur Bobby memikirkan kondisi masyarakatnya,” ucapnya kesal.
Ia mengungkapkan fakta miris di lapangan, melihat langsung banyak warga yang antusias datang, namun akhirnya harus putar balik dengan rasa kecewa karena tidak sanggup membayar tiket masuk. “Banyak calon pengunjung yang saya lihat akhirnya pulang ketika mereka tahu harga tiket masuknya sebesar Rp75.000 per orang. Saya yakin, kalaulah harga tiketnya Rp20.000, pasti banyak masyarakat yang ingin berkunjung dan melihat langsung keindahan yang ada di dalam PRSU,”ujarnya.
Padahal, even PRSU ke-50 ini sangat baik dan memiliki nilai edukasi yang tinggi. Acara ini merupakan momen yang tepat bagi keluarga, khususnya untuk menambah pengetahuan anak-anak mengenai ragam budaya dan potensi dari berbagai kabupaten kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara.
Mewakili suara masyarakat kecil, Putra Pratama menitipkan pesan khusus kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera mengambil tindakan. “Harapan saya kepada Pak Gubernur, untuk nominal harga tiket masuk PRSU agar berkenan kiranya untuk dikaji ulang kembali. Buatlah harga yang merakyat, agar seluruh lapisan masyarakat yang ada di Sumut ini dapat melihat serta merasakan langsung keindahan dan kemeriahan di dalam PRSU tersebut,” tegasnya.
Sementara, Edi, salah seorang warga luar Medan mengungkapkan rasa kecewanya. ‘’Saya sewaktu pembukaan PRSU pada Jumat (3/7) malam, dikenakan tarif parkir mobil Rp15 ribu dan tiket masuk Rp75 ribu per orang. Ini sangat mahal dan tidak masuk akal. Mau balik ke Labuhanbatu jauh. Ya terpaksa. Cukup sekali lah mampir kesini,’’ gerutunya.se/nrd
















