MEDAN : Pimpinan KBIHU Jabal Noor, KH Zulfiqar Hajar Lc mengatakan pelayanan yang diberikan PPIH Embarkasi Medan/Kemenhaj Provinsi Sumut kepada Jamaah Haji Kloter I asal Medan dan Binjai baik saat penerimaan maupun pemberangkatan, cukup baik dan luar biasa.
“Luar biasa, cukup luar biasa. Saya sudah lihat secara kangsung pada hari ini pelayanan itu. Apalagi tadi sudah diberikan kartu nusuq secara langsung kepada jamaah. Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya saat menganta
r jamaah KBIHU Jabal Noor di Aula Jabal Nur Asrama Haji pada Selasa 21 April 2026.
Dikatakannya, Kloter I ini adalah kloter yang istimewa. Sebab nanti ketika sampai di Madinah akan disambut dengan marhaban, tepung tawar bunga bertih dan bunga rampai oleh pejabat Saudi Arabia. “Hanya saja jamaah haji Kloter I ini, źź saat kembali ke Tanah Air agak berat. Jamaah harus satukan tawaf wada dan tawaf ifadah. Kalau tidak disatukan akan berat. Jika berulang ulang waktu tak cukup. Jadi satukan saja,” kata KH Zulfikar Hajar.
Untuk hal yang demikian itu, KH Zulfikar Hajar sudah pengalaman ketika membawa jamaah berhaji dan umrah dan hal tersebut sudah dilalui. “Pengalaman saya tentang itu sudah banyak. Jadi jamaah harus satukan itu. Kalau tidak maka tidak sempat dan lakukan hal itu dengan sebaik-baiknya,” ujar KH Zulfikar Hajar lagi.

Tahun ini KBHIU Jabal Noor membawa 39 jamaah dan dipimpin langsung oleh Umi Hj Siti Mahdurah istri KH Zulfiqar Hajar. “Doakan kami ya agar sehat-sehat dan dapat beribadah serta mendapat haji yang mabrur dan mabrurah,” kata Umi Hj Siti Mahdurah.
Dikatakan Umi bahwa dirinya sebagai pendamping jamaah haji. Terhadap jamaah yang tidak membawa suami, maka kehadiran dirinya menjadi semangat dan k bagi yang membawa pasangan semoga sehat sehat dan juga semangat.
‘”Berangkatnya saya adalah atas dorongan dan motivasi suami saya Ustad KH Zulfikar Hajar agar saya dapat fokus untuk menolong jamaah maupun beribadah,” ujar Umi Hj Siti Mahdurah yang sudah 10 kali menunaikan haji. Erde

















