Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaMedan

KBIHU Al Adliyah Tergabung Di Kloter 9. Dukung Pemerintah Wajibkan Pendamping Jamaah Lansia

694
×

KBIHU Al Adliyah Tergabung Di Kloter 9. Dukung Pemerintah Wajibkan Pendamping Jamaah Lansia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : Sebanyak 320 Jamaah calon haji(Calhaj) dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji(KBIHU) Al Adliyah termasuk jamaah KBIHU Pemko Medan, bergabung dengan Calhaj Kelompok terbang (Kloter), 9 asal Kota Medan yang berangkat ke Tanah Suci pqda Ahad (11/5/2025). Saat masuk Aula Madinatul Hajj Embarkasi  Medan (Ahmed) jamaah Al Adliyah terlihat penuh semangat.

“Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun yang spesial bagi saya pribadi dan Adliyah. Karena seluruh tanggung jawab keberangkatan jemaah termasuk dari KBIHU Pemko Medan dipercayakan kepada kami,” ungkap Pimpinan Yayasan KBIHU Al Adliyah H. Ikhwansyah Nasution S.Sos M.Pd C.A.H C.A.U. Menurutnya, dengan total jamaah Al Adliyah mencapai 320 orang artinya 90 persen jamaah yang ada di kloter ini didominasi KBIHU Al Adliyah.

Baca Juga :  Kolaborasi Rumah Kebangsaan  Galang Donasi untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut

Ditambahkannya, dalam proses persiapan, sebanyak 33 kali pertemuan manasik telah dilaksanakan, mencakup teori dan praktik, termasuk latihan tawaf dan senam haji. Seluruh jemaah juga telah menyelesaikan vaksinasi tanpa kendala.

Baca Juga :  Atasi Teror Bom Pesawat SA, Wamenag Instruksikan Kemenag Sumut Koordinasi dengan Semua Pihak, Hari Ini Jamaah Haji Terbang Ke Jakarta

Lanjutnya, salah satu tantangan utama tahun ini adalah meningkatnya jumlah jemaah lansia. Namun, kebijakan baru dari pemerintah yang mewajibkan pendamping bagi jemaah lanjut usia dinilai sangat membantu. “Ini cukup meringankan tugas kami, karena jika ada kondisi darurat, pendamping bisa langsung membantu,” ujarnya.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun membimbing ibadah haji dan umroh, pemimpin rombongan menekankan pentingnya manajemen waktu. “Setiap hari harus jelas rundown-nya. Siapa yang umrah, siapa yang ikut pengajian, semuanya harus disiplin waktu,”sebutnya.

Baca Juga :  Kolaborasi Dunia Pendidikan-Jurnalistik, UDI dan IMO Indonesia Sumut Sepakati Kerjasama Pemberitaan

Sebagai strategi, jemaah akan dibagi dalam rotasi kegiatan antara umrah sunat dan pengajian, dengan pembagian tanggung jawab yang telah dirancang matang.

“Kita tidak hanya beribadah, tapi juga menjaga kebersamaan, komunikasi, dan kenyamanan setiap jemaah. Dengan dukungan tim pendamping berpengalaman dari tanah suci dan sistem manajemen yang telah teruji, Adliyah optimis seluruh proses ibadah haji tahun ini akan berjalan lancar,”pungkasnya. nrd/ril

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *