MEDAN : Setelah 4 Kloter terbang, jamaah haji Embarkasi Medan pada Sabtu kosong, tak ada yang masuk. Baru pada Ahad 26 April 2026, sekira 360 jamaaah haji dari Medan dan Tapsel memasuki Asrama Haji Medan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga selesai.
Dalam penyambutan kedatangan jamaah haji, Kepala Kantor Kementerian Haji Provinsi Sumatera Utara, DR H Zulkifli Sitours mengatakan, Bapak Ibu para jamaah ini adalah titik awal untuk berangkat haji.

“Semua bekal sudah dipersiapkan. Haji tak boleh jidal dan rafasa. Berbekallah ke haji yaitu dengan taqwa. Ini yang kita bawa agar kita menjadi haji yang mabrur dan mabrurah. Oleh karena itu perlu disiplin untuk kehadiran di pagi ini. Kita khawatir ada kesalahan ketika kita membagi-bagikan kartu nusuq,” jelas Zulkifli.
Kartu Nusuq diphoto saja dan jangan pulbish ke medsos. Itu bahaya bisa dimanipulasi pihak lain. Boleh photonya disimpan. Ke Arab Saudi tidak hanya gunakan paspor saja tapi perlu kartu nusuk untuk kita memasuki tempat-tempat9 beribadah di Tanah Suci. Kalau tak ada kartu nusuq, sia-sia lah ibadah haji kita kalau tak bisa masuk ke Arafah dan tempat suci lainnya.

Dikatakan Zulkifli bahwa pada tahun ini jamaah haji masuk ke pesawat lewat garbarata atau belalai gajah langsung ke pintu pesawat. Dan jamaah turun di gate internasional. Itulah dua cara baru yang diterapkan tahun ini untuk memastikan jamaah bisa pergi menunaikannl ibadah haji dalam keadan sehat dan sebaik baiknya,” ujarnya.
Usai memberikan sambutan kedatangan kepada jamaah haji Kloter 5, Zulkifli menyambangi para jamaah dan petugas yang sedang berproses saat menerima paspor, uang living cost, aktivasi kartu nusuq dan lainnya.
Di saat itu juga Zulkifli menyambangi jamaah tertua di Kloter 5 yaitu Nurhasanah Ritonga berusia 83 tahun asal Tapsel. “Sehat sehat Opung ya kuat beribadah dan semangat,” kata Zulkifli kepada Opung Nurhasanah. “Iya semangat saya sehat dan semua bisa saya kerjakan,” jawab Opung Nurhasanah.

Jamaah Multazam Sudah Dibekali
Dari seluruh jamaah Kloter 5 ini adalah jamaah haji KBIHU Multazam dari Medan dan Tapanuli Selatan. Jumlahnya sekira 355 jamaah dan sisanya adalah petugas sehingga total keseluruhan 360 jamaah.
Menurut DR Hj Alya Rahmayani Siregar MSos pimpinan KBIHU Multazam, bahwa seluruh jamaahnya sudah diberikan bekal cara melaksanakan ibadah haji saat manasik. “Intinya jamaah sehat ikuti aturan permintah tak perlu takut dan Bismillah kita berangkat. Insya Allah ibadah kita aman dan lancar,” ujar Alya Siregar. erde

















