Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaDairiPendidikan

Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Dikabarkan Keracunan Usai Menyantap Menu MBG

95
×

Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Dikabarkan Keracunan Usai Menyantap Menu MBG

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

SIDIKALANG : Suasana pendidikan di Kabupaten Dairi mendadak mencekam. Ratusan siswa SMK HKBP Sidikalang terpaksa dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami gejala keracunan massal yang diduga berasal dari konsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Selasa (10/2/2026), gelombang pasien pelajar terus memadati ruang perawatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, petaka ini bermula pada Senin (9/2/2026). Sejumlah siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak stabil setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah. Gejala awal yang muncul meliputi rasa pusing yang hebat, mual, hingga diare.

Example 300x600

Meski beberapa siswa sempat mengabaikan gejala tersebut pada hari pertama, kondisi justru memburuk pada Selasa (10/2/2026) pagi. Secara beruntun, puluhan hingga ratusan siswa lainnya mulai menunjukkan gejala serupa di tengah aktivitas belajar mengajar. Kepanikan pun pecah saat satu per satu siswa tumbang dan harus segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  KUA Percut Sei Tuan komitmen Layani Umat

Banyaknya jumlah korban membuat fasilitas kesehatan di Sidikalang bekerja ekstra keras. Para siswa kini tersebar di tiga titik utama perawatan, yakni RSUD Sidikalang, UPT Puskesmas Hutarakyat, dan Klinik Katolik.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan 1446 H, IKAL SMAN 6 Punggahan dan Makan Bersama di Sekolah

Pihak tenaga medis bergerak cepat melakukan penanganan darurat guna mencegah kondisi dehidrasi akut atau komplikasi lebih lanjut akibat zat yang diduga terkontaminasi dalam makanan tersebut.

Kepala Sekolah SMK HKBP Sidikalang, Melanton Sirait, membenarkan adanya insiden luar biasa yang menimpa anak didiknya tersebut. Ia menyatakan bahwa fokus utama sekolah saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan perawatan maksimal.

Baca Juga :  Sudah 63,45 Persen Jemaah Haji Sumut Kembali ke Tanah Air

Benar, kejadian ini dialami oleh siswa kami. Kami terus berkoordinasi dengan tim medis untuk memantau perkembangan kesehatan anak-anak,” ujar Melanton dalam keterangannya.

Di sisi lain, insiden ini menjadi sorotan tajam karena menyangkut program nasional. Namun, hingga berita ini diturunkan, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Dairi, Pahlawan Nasution, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi terkait pengawasan kualitas makanan yang didistribusikan kepada para siswa tersebut.ril/kaloko

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *