MEDAN : Sebanyak 360 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) II Embarkasi Medan, terdiri dari 354 jemaah haji asal Kabupaten Langkat ditambah 6 petugas haji, tiba di Asrama Haji Medan (Ahmed), pada Rabu (22/4/2026) sekira pukul 07.00 WIB dengan menggunakan 9 armada bus dan cadangan 1 bus.
Kedatangan rombongan Jamaah Haji Langkat disambut hangat oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Dr. Zulkifli Sitorus, MA, yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat datang.
“Syukur Alhamdulillah, Allah SWT senantiasa memberikan nikmat, perlindungan, dan selalu membersamai langkah kita semua. Ahlan Wa Sahlan, selamat datang Bapak dan Ibu jemaah haji Kloter 2 asal Kabupaten Langkat,” tutur Zulkifli Sitorus yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan.

Dikatakan penyelenggaraan haji Tahun 2026, segala persiapan, mulai dari manasik haji hingga pembekalan telah dilaksanakan. “Kini semua itu telah sampai pada tahap pelaksanaan nyata, yaitu perjalanan menuju Tanah Suci,” imbuhnya.
Zulkifli juga menyampaikan salam hormat dari Menteri Haji dan Umrah serta Wakil Menteri kepada seluruh jemaah haji.Dikatakan pada musim haji tahun 1447 H/2026 ini, pemerintah telah melakukan berbagai kajian dan perbaikan guna meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh Duyufurrahman. Salah satu hal paling penting yang ditekankan adalah penggunaan dan keamanan Kartu Nusuk.
“Kartu Nusuk ini harus selalu melekat pada diri Bapak dan Ibu, dijaga dengan baik, dan jangan sampai hilang. Semua data dan akses kita ada di dalam kartu tersebut. Untuk memasuki Masjidil Haram, kawasan Arafah, dan tempat-tempat ibadah suci lainnya, kartu ini menjadi syarat wajib,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Zulkifli juga mengingatkan agar jemaah haji berhati-hati dalam menggunakan media sosial. “Mohon jangan mengunggah foto atau gambar asli kartu Nusuk ke media sosial. Jika ingin membagikan, boleh dipotong bagian tertentu agar data penting tidak tersebar luas demi keamanan bersama,” pesannya.
Selain itu, Zulkifli juga menjelaskan adanya perbaikan layanan baru di bandara. Jika sebelumnya jemaah masuk ke pesawat menggunakan tangga, tahun ini seluruh jemaah akan menggunakan fasilitas garbarata atau jembatan udara atau secara awam dikenal dengan sebutan belelai gajah.
“Hal ini dilakukan agar proses naik turun pesawat menjadi lebih aman, pnyaman, dan memudahkan terutama bagi jemaah lansia,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Zulkifli mengimbau seluruh jemaah untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. “Malam nanti Bapak dan Ibu sudah dijadwalkan berangkat, waktu kita tidak banyak. Istirahatlah yang cukup, jangan habiskan tenaga dan pikiran untuk hal-hal yang tidak perlu. Pastikan keluarga sudah ikhlas melepas keberangkatan kita, karena dengan hati yang ikhlas dan tenang, perjalanan ibadah akan terasa lancar dan berkah,” pungkasnya.

Dengan segala persiapan dan peningkatan layanan yang telah disiapkan, diharapkan seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji jemaah asal Kabupaten Langkat dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga tujuan untuk meraih Haji Mabrur dapat tercapai. Erde/Awl

















