Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaMedanPendidikan

Tahun Lalu 201 Pelajar Masuk PTN, Tahun Ini SMA Negeri 15 Target 205 Lolos

78
×

Tahun Lalu 201 Pelajar Masuk PTN, Tahun Ini SMA Negeri 15 Target 205 Lolos

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : SMA Negeri 15 dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Gokman Sianturi, mentargetkan siswa-siswinya masuk Perguruan Tnggi Negeri (PTN) di seluruh Tana Air pada tahun 2026 sekira 205 pelajar. Sebelumnya pada tahun 2025, sekira 201 pelajar sekolah tersebut masuk PTN, merupakan jumlah tertinggi di Medan dan Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut dikatakan Gokman Sianturi kepada media online www.penasumut.id di ruang kerjanya pada Jumat 27 Pebruari 2026. Secara jumlah pihaknya unggul dari sekolah lain sebab dari 392 siswa kelas XII, 201 diantaranya lulus masuk PTN dari dua jalur, persntasenya sekira 55,6%.

Example 300x600

“Dan yang kami paling banggakan adalah ada 3 pelajar lulus masuk Universitas Pertahanan (UNHAN) pada Jurusan Kedokteran Militer, Fisika Militer dan Sejarah Militer. Ada 5 siswa masuk kedinasan dan 75 masuk USU,” jelas Gokman.

Baca Juga :  Kolaborasi Dunia Pendidikan-Jurnalistik, UDI dan IMO Indonesia Sumut Sepakati Kerjasama Pemberitaan

Untuk target 2026 masuk PTN sekira 205 pelajar, pihaknya sudah mempersiapkan segala persyaratan dan kegiatan guna mempertahankan prestasi tersebut. Ada dua jalur untuk masuk PTN. Pertama lewat Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) atau jalur undangan. Kedua Seleksi Nasional Berbasis Test (SNBT) atau Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Masing-masing sekolah memiliki kuota. Sekolah dengan akreditasi A mendapat kuta 040 persen dari jumlah siswa kelas XII.

“Target keseluruhan dari 396 pelajar, yang lulus masuk PTN adalah sekira 205 pelajar dari dua jalur tersebut. Yang sudah kita siapkan terutama untuk pelajar yang eligible. Akreditasi kita adalah A. Jadi ada sekira 163 pelajar yang berhak masuk jalur SNBP, ” katanya lagi.

Baca Juga :  KBIHU Al Amin As Syakir Labusel Harap Jamaah Sehat-sehat dan Menjadi Haji Mabrur Mabrurah

Terhadap target tersebut pihaknya sudah memprosesnya dengan memberikan panduan, sosialisasi dan arahan supaya para pelajar dapat memilih jurusan yang tepat sasaran dan berpeluang. Adapun upaya untuk itu pihaknya memaksimalkan SPP anak-anak dan membuat psikotest.

“Hasil dari psikotes itu merekomendasikan 5 program studi yang dapat diambil masing masing siswa untuk masuk PTN. Hasil psikotes itu juga mengukur IQ para pelajar, tingkat intelegnsi, kemampuan dan yang lain, untuk membantu para pelajar memilih jurusannya. Psikotest ini untuk semua pelajar kelas XII,” jelas Gokman.

Dikatakan Gokman Sianturi, melihat pengalaman abang dan kakak kelasnya yang tahun 2025, 3 pelajar lulus di Universitas Pertahanan (UNHAN). Maka untuk tahun ini ia merekomendasikan agar anak-anak mendaftar ke UNHAN. Hasilnya sekira 32 pelajar SMA Negeri 15 mendaftar ke UNHAN.

Baca Juga :  Perumda Tirtanadi Tandatangani MoU dengan Kejari Medan, Dewas Apresiasi

“Kami bentuk Tim untuk membimbing anak-anak agar memahami arahan sesuai kemampuan anak dan hasil Tes Kemampuan Akhir (TKA). Sebab tahun ini berlaku TKA dan semua proses itu sudah selesai pada Desember tahun lalu. Lagi pula, beberapa PTN pada tahun ini sudah memberlakukan TKA untuk jalur undangan atau SNBP,” jelas Gokman lagi.

Tujuan Pemerintah melakukan ini adalah murni untuk memvalidasi raport para pelajar. Sebab disinyalir pada beberapa tahun belakangan, ada indikasi yang curang atas raport para pelajar dengan istilah ‘cuci raport’ untuk bisa masuk PTN. “Ini dilakukan Kementerian untuk memvalidasi nilai raport masing-masing para pelajar,” jelas Gokman. nrd

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *