SIDIKALANG : Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Dairi kembali menyemarakkan malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan menggelar Lomba Tabuh Bedug yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang syiar sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan.
Lomba tersebut terbuka bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi Islam, hingga kelompok remaja masjid dan BKM di Kabupaten Dairi. Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 13 Maret hingga 18 Maret 2026. Bagi masyarakat yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan di sekretariat panitia yang berlokasi di Gedung MTQ, Desa Bintang Mersada, Kecamatan Sidikalang.
Ketua PHBI Dairi, Samsul Kudadiri, didampingi Sekretaris Selamat Bahagia Maha menjelaskan bahwa pendaftaran akan ditutup pada 18 Maret 2026 pukul 16.00 WIB. Setelah itu, panitia akan langsung menggelar technical meeting untuk memberikan penjelasan teknis kepada seluruh peserta lomba. “Setelah pendaftaran ditutup, kita akan langsung melaksanakan technical meeting agar seluruh peserta memahami aturan dan teknis pelaksanaan lomba,” ujar Samsul.
Pada pelaksanaan tahun ini, lomba dibagi ke dalam dua kategori kendaraan, yakni kategori mobil besar dan mobil kecil (bak terbuka). Untuk kategori mobil besar, biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp150.000, sedangkan kategori mobil kecil sebesar Rp100.000.
Panitia juga telah menyiapkan trofi, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai jutaan rupiah bagi para pemenang. Pada kategori mobil besar, juara I akan memperoleh hadiah Rp 3.000.000 ditambah trofi dan piagam. Juara II mendapatkan Rp 2.500.000, juara III Rp 2.000.000, harapan I Rp 1.500.000, harapan II Rp 1.000.000, dan harapan III Rp 750.000, masing-masing dilengkapi trofi dan piagam.
Sementara untuk kategori mobil kecil, juara I akan meraih hadiah Rp 2.500.000, juara II Rp 2.000.000, juara III Rp1.500.000, harapan I Rp 1.000.000, harapan II Rp 750.000, serta harapan III Rp 500.000, yang juga disertai trofi dan piagam penghargaan.
Dalam kesempatan itu, Samsul Kudadiri mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti pawai takbiran agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung. “Kami meminta seluruh peserta mematuhi aturan lalu lintas. Jangan menggunakan knalpot racing atau blong, serta dilarang keras maupun minuman keras, maupun hal terlarang lainnya agar kegiatan berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.
Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan, panitia akan berkoordinasi dengan personel gabungan dari Polri, , TNI Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten Dairi. Pengamanan kegiatan juga akan mendapat dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, di antaranya Banser, PPI, Pemuda Pancasila, PB TAMPAK, serta sejumlah ormas lainnya. Melalui kegiatan ini, PHBI Dairi berharap malam takbiran Idulfitri tahun ini dapat berlangsung meriah, aman, dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat. kaloko
















