Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BatubaraBeritaMedan

Kakanwil Kemenagsu Resmikan Aula Terbuka Kemenag Batubara

7
×

Kakanwil Kemenagsu Resmikan Aula Terbuka Kemenag Batubara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BATUBARA : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi meresmikan Aula Terbuka Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara, Kamis (8/10/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pelayanan kepada masyarakat.

Hadir dalam Peresmian Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batubara Edwin Aldrin Sitorus, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Batubara Agus Priadi, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut Syafrizal Bancin, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Sakoanda Siregar.

H. Ahmad Qosbi mengatakan, keberadaan Aula Terbuka Al-Ikhlas diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas untuk kegiatan seremonial semata. Menurutnya, aula tersebut harus dapat dimanfaatkan secara lebih luas untuk membangun hubungan dan komunikasi antara Kementerian Agama dengan masyarakat.

“Jangan sampai tempat ini hanya digunakan untuk acara seremoni. Jadikan Aula Terbuka Al-Ikhlas sebagai tempat menjalin silaturahmi dan melaksanakan berbagai kegiatan positif yang berkenaan langsung dengan masyarakat,” ungkap Kakanwil.

Baca Juga :  Baznas Sumut Terima Infak Jamaah Haji 2025 Untuk Pembangunan Masjid

Ia menambahkan, pemanfaatan fasilitas tersebut perlu diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat peran Kementerian Agama dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis. Karena itu, pengelolaan dan pemanfaatan aula diharapkan dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Batubara yang diwakili Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batubara Edwin Aldrin Sitorus menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan Aula Terbuka Al-Ikhlas. Pembangunan fasilitas tersebut dinilai dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan sekaligus menjadi ruang bersama bagi masyarakat.

“Pembangunan gedung ini merupakan sebuah inisiatif yang baik untuk memajukan kegiatan keagamaan dan membangun moderasi beragama di Kabupaten Batubara,” ungkapnya.

Menurutnya, fasilitas yang dibangun di lingkungan Kementerian Agama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam mendukung kegiatan yang mempererat kebersamaan dan kerukunan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama juga dinilai penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Baca Juga :  Emak-emak Perwiridan Imam Bonjol Gruduk Game Zone, Ngaku Diprovokasi 

Usai peresmian Aula Terbuka Al-Ikhlas, kegiatan dilanjutkan dengan ekshibisi olahraga antara jajaran Kanwil Kemenag Sumut dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpimpinan serta jajaran Kementerian Agama.

Melalui peresmian tersebut, Aula Terbuka Al-Ikhlas diharapkan dapat menjadi ruang yang terbuka untuk berbagai kegiatan positif, baik kegiatan keagamaan, sosial, maupun aktivitas yang melibatkan masyarakat. Kehadiran fasilitas ini sekaligus diharapkan memperkuat semangat pelayanan dan kedekatan Kementerian Agama dengan masyarakat Kabupaten Batubara.

Serahkan Bantuan Modal Usaha UMKM

Selain meresmikan Aula Terbuka Al-Ikhlas, Kakanwil Kemenag Sumut H. Ahmad Qosbi juga menyerahkan bantuan modal usaha UMKM secara simbolis kepada para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.

Baca Juga :  Luvindo Jamu Puluhan Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dukungan terhadap masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjalankan usaha di lingkungan sekitar KUA. Bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha yang dijalankan.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat membantu meningkatkan perekonomian dan memberikan manfaat bagi keluarga,” ujarnya.

Ia juga berharap para penerima bantuan dapat mengelola modal usaha secara produktif dan terus mengembangkan usahanya. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu bentuk kehadiran Kementerian Agama yang tidak hanya berfokus pada aspek pelayanan keagamaan, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Semoga usaha yang dijalankan terus berkembang dan memberikan manfaat. Kami ingin kehadiran Kementerian Agama dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.ril/nrd

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *