MEDAN : Dua duta pelajar dari SMA Negeri 6 Medan yaitu Muhammad Isac Newton Sumbolon dan Nova Aulia Tambunan siswa Kelas XI ikut Olimpiade Fisika tingkat nasional yang diselenggarakan Indonesia Sceintific Society (ISS) di Bandung, masing-masing berhasil masuk grand final dan Nova Aulia Tambunan berhasil menyabet medali perak. Demikian diinformasikan IKAL SMA Negeri 6 kepada redaksi pada Selasa 17 Pebruari 2026.
Keberhasilan dua pelajar SMA Negeri 6 itu berkat kerjasama, kepedulian dan perhatian semua pihak. Dimulai dari orangtua di rumah, para guru di sekolah, teman-teman dan Ikatan Alumni (IKAL) SMA Negeri 6 Medan. Seperti Ir H Mustaufik Musa Atar, Hendra Hakim , Sofyan Hamid Ketua IKAL SMAN 6 Medan Jawa – Bali , menyatakan dirinya bangga dan merasa senang atas keberhasilan adek kelas yang meraih juara di tingkat nasional.
“Ini merupakan tanggung jawab kita semua untuk menorehkan keberhasilan apalagi tingkat nasional. Oleh sebab itu kami sebagai abang dan kakak alumni IKAL SMA Negeri 6 dari awal telah mencurahkan perhatian guna membantu adek-adek kelas untuk mengharumkan nama sekolah,” ujarnya
Dikatakan Mustaufik Musa yang juga Kordinator Penanggulangan Bencana IKAL SMA Negeri 6 ini bahwa dia dan kawan-kawan seperti Hendra Hakim, Sofyan Hamid, Ali Nafiah Harahap, Nova Satriana Lubis dan semuanya, memberikan support dan dukungan penuh atas akomodasi transportasi dan lainnya kepada dua duta pelajar beserta dua guru pembimbing yaitu Iba Sabirin dan Dr Ajeng Purwa Mutiara Subagio.
“Kita bertanggung jawab atas ini karenanya kepedulian dan perhatian itu kami curahkan mulai dari sekolah sampai Depok, Bandung dan sekitar. Dukungan penuh yang kami berikan baik transportasi sejak dari Medan selama di Depok dan Bandung dan sampai kembali ke Medan. Demikian juga dengan akomodasinya dan kami berkesempatan membawa dua adik kelas dan dua guru pendamping itu ke ITB dan sekitar Bandung,” ujar Mustaufik Musa yang menjadi pimpinan rombongan SMA Negeri 6 tersebut.
Paling tidak lanjut Mustaufik Musa, apa yang sudah mereka buat dan dengan keguyuban sesama alumni yang membackup dan membantu sepenuh hati kepada para alumni menjadi contoh adek-adek saat ini dan kelak bisa dilanjutkan demi menjaga kekompakan alumni serta saling bantu dan saling mendukung demi prestasi dan menjaga nama baik sekolah.
Yang ikut peduli dan berdonasi tidak saja alumni dari Medan. Alumni dari Jawa dan Bali juga ikut berperan. Mereka antara lain adalah Mustaufik Musa, Hendra Hakim, Nova Satriana Lubis , Junirwan Kurnia, Ali Nafiah Harahap, Bob Azhari Pohan , Eko Masdian dari Medan. Ada Sofyan Hamid , Nasim Harahap, Zulkarnaen Pane, Jaya Indra Mustafa, Meidi Harni, Ida Amru, drg.Rita Ali alumni dari Jawa Balii (Jabal).erde


















