Baca Juga :  KBIH Al-Adliyah Halal Bi Halal dan Syukuran Berangkat Haji Jamaah

Menurut Akmalsyah, terdapat beberapa bagian gedung yang berencana dilakukan perbaikan menyeluruh, namun mengingat waktu kepulangan yang semakin dekat, pihaknya akan melakukan perbaikan sementara terlebih dahulu untuk memastikan kenyamanan jemaah. Perbaikan besar akan dilaksanakan setelah seluruh rangkaian kegiatan ibadah haji selesai.

“Untuk perbaikan menyeluruh pada beberapa bagian gedung, sistem pendingin ruangan, ketersediaan air bersih, penerangan, hingga area parkir, kami akan kerjakan setelah jemaah pulang. Saat ini kami utamakan perbaikan sementara dan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Universitas Deztron Indonesia Salurkan Bantuan Sosial ke Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat

Layanan Jemaah Umroh Terjamin

Sehubungan dengan kebijakan Kementerian Haji dan Umroh yang mewajibkan jemaah umroh yang dikelola oleh biro perjalanan tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) untuk menginap di Asrama Haji Medan sebelum berangkat ke Tanah Suci, pihak pengelola memastikan semua fasilitas sudah siap digunakan.

“Kami memiliki 550 kamar tidur ber-AC lengkap, layanan konsumsi yang terjamin kebersihannya, serta armada bus yang siap mengantarkan jemaah langsung menuju Bandara Internasional Kualanamu. Selain itu, kami juga berencana memasang layanan videotron untuk menggantikan papan pengumuman konvensional agar tampilan lebih tertata, rapi, dan informatif,” terang Akmalsyah.

Baca Juga :  Dalam Paripurna Istimewa HUT ke-26 Madina, Bupati Sampaikan 5 Pesan Penting

Kegiatan Masyarakat Tetap Berjalan Tanpa Gangguan

Selain melayani kebutuhan jemaah ibadah, pihak pengelola juga menyewakan gedung-gedung yang ada di kompleks untuk berbagai kegiatan masyarakat seperti pesta pernikahan, wisuda, dan acara lainnya. Akmalsyah menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan mengganggu pelayanan utama untuk jemaah haji dan umroh.

“Kami pastikan penyewaan gedung untuk kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik dan tertib, serta tidak mengganggu sama sekali jadwal dan kebutuhan jemaah ibadah. Pembagian waktu dan pengelolaan area kami atur sedemikian rupa agar semua kepentingan dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. awlbs/red