MEDAN : Universitas Deztron Indonesia (UDI) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para dosen serta mahasiswa dan mahasiswi di Kampus Universitas Deztron Indonesia, Jalan Perintis Kemerdekaan, pada Sabtu (7/3/2026). Acara yang berlangsung penuh keakraban ini dihadiri oleh Rektor Universitas Deztron Indonesia Prof Adjunct Marianti SE M.Kes, Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Manimbul Butar-Butar SH, Danramil Medan Timur Kapten Inf Elias Sinaga, Camat Medan Timur Fernanda SSTP, perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ketua IMO Sumatera Utara HA Nuar Erde, serta para dosen dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Deztron Indonesia Prof Adjunct Marianti SE M.Kes menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika Universitas Deztron Indonesia. “Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat kebersamaan serta menjalin silaturahmi antar sesama dosen dan mahasiswa di lingkungan Universitas Deztron Indonesia,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi wartawan terkait jumlah mahasiswa yang saat ini menempuh pendidikan di Universitas Deztron Indonesia, Marianti menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa yang telah aktif kuliah mencapai sekitar 350 orang. Sementara pada tahun ajaran baru diperkirakan akan bertambah sekitar 450 mahasiswa. “Alhamdulillah dari tahun ke tahun jumlah generasi muda yang memilih melanjutkan pendidikan di berbagai Fakultas Universitas Deztron Indonesia terus bertambah,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa sebagian mahasiswa memanfaatkan program bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), sementara sebagian lainnya mengikuti jalur reguler.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Deztron Indonesia, Cahaya Nainggolan menambahkan bahwa pihak kampus terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurutnya, salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan aktif melakukan promosi ke berbagai sekolah di Kota Medan maupun daerah lainnya.
“Kita terus berpacu melakukan promosi dari sekolah ke sekolah agar anak-anak generasi muda tidak berhenti sampai jenjang SMA, tetapi dapat melanjutkan pendidikan hingga strata satu (S1),” jelasnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan promosi tersebut, Universitas Deztron Indonesia semakin diminati oleh para lulusan SMA. Bahkan sejumlah pihak sekolah memberikan apresiasi terhadap program sosialisasi yang dilakukan pihak kampus. Namun demikian, Cahaya menegaskan bahwa seluruh proses bantuan pendidikan, khususnya program KIP, tetap mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah.
Adapun persyaratan bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan KIP antara lain melampirkan surat keterangan tidak mampu, foto kondisi rumah, serta bukti pembayaran listrik. “Jika semua persyaratan terpenuhi, Insya Allah mahasiswa tersebut bisa mendapatkan bantuan dana KIP dari pemerintah untuk melanjutkan kuliah di Universitas Deztron Indonesia,” ungkapnya.
Untuk tahun ini, Universitas Deztron Indonesia diperkirakan akan menerima kuota sekitar 500 mahasiswa dan mahasiswi baru yang ingin melanjutkan pendidikan di kampus tersebut. syahdan/red


















