SIDIKALANG : Menanggapi fenomena antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bergerak cepat memberikan kepastian kepada masyarakat. Warga diimbau agar tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan, karena pasokan energi dipastikan mencukupi kebutuhan selama Ramadan hingga Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
Berdasarkan data dari BPH Migas, kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Kabupaten Dairi pada tahun 2026 berada dalam kondisi stabil. Rata-rata penyaluran bulanan menunjukkan situasi yang aman. Untuk jenis Pertalite (JBKP), kuota rata-rata tercatat sebesar 1.830 kiloliter (KL) per bulan, sementara realisasi penyaluran pada Januari–Februari mencapai 1.712 KL. Hal serupa juga terjadi pada Biosolar (JBT) dengan kuota rata-rata 1.068 KL per bulan, sedangkan penyaluran tercatat stabil di angka 1.172 KL.
Bupati Dairi, Vickner Sinaga, melalui Kepala Bagian Perekonomian Setda Dairi, Lipinus Sembiring, menegaskan bahwa koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus diperkuat. Bahkan, untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), pemerintah telah mengajukan penambahan alokasi khusus pada bulan Maret.
Lipinus menjelaskan, kekhawatiran sebagian masyarakat dipicu oleh kenaikan harga minyak global akibat ketegangan di Iran. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berdampak langsung pada ketersediaan stok energi di tingkat nasional maupun daerah. “Stok kita dijaga dengan pola distribusi yang terukur. Kami mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak dan efisien. Jangan melakukan penimbunan, karena ada konsekuensi hukum yang sangat tegas bagi pelakunya,” tegas Lipinus, Jumat (6/3/2026).
Saat ini, Pemkab Dairi fokus pada tiga langkah utama untuk menjaga stabilitas pasokan energi, yaitu:
1. Monitoring lapangan, melakukan pengawasan rutin di setiap SPBU guna mencegah antrean panjang.
2. Distribusi terukur, memastikan pengiriman BBM dari Pertamina tiba tepat waktu.
3. Imbauan penggunaan energi secara bijak, mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan harian.
Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Pemkab Dairi optimistis masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa perlu mengkhawatirkan ketersediaan bahan bakar.mb/sk


















