MEDAN : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pengajian Al Hidayah Kota Medan menggelar Tablig Akbar. Yaitu Shalat Tasbih yang diikuti sekira 1.000 jamaah Al Hidayah, memberikan santunan kepada yatim piatu, zikir dan tausiah yang yang disampaikan Ustad KH Amiruddin MS, di Masjid Raya Al Manshun Medan pada Kamis 12 Maret 2026.
Ketua DPD Pengajian Al Hidayah Kota Medan Hj Nazla Chairani SH MH mengatakan kegiatan ini merupakan rutinitas setiap tahun dalam bulan Ramadhan. “Setiap tahun shalat tasbih dan zikir serta tausiah kita selenggarakan setiap Ramadhan dan sekaligus memperingati Nuzulul Quran,” katanya.
Selain sebagai syiar Islam pertemuan ini juga sebagai media silaturahmi sesama anggota Al Hidayah seluruh kota Medan dari 21 kecamatan yang ada. Dan juga menunjukkan eksistensi kita dalam berpolitik. Sebab Al Hidayah merupakan anak dari Partai Golkar.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Medan HM Rahmaddian Shah SH MH dalam sambutannya mengatakan terima kasih kepada Al Hidayah. Sebab pada acara ini hadir tamu cukup ramai hingga mencapai ribuan anggota dan semoga kegaiatan seperti ini harus terus dijalankan di Medan. “Kegiatan positif bulanan dan tahunan seperti ini harus terus dibuat dan kedepan buatlah lebih banyak kalau hari ini 1.000 jamaah, kedepan lebih banyak lagi dan di tempat yang lebih besar,” katanya.
Rahmaddian Shah yang juga Anggota DPRD Sumut menyatakan bahwa sudah menjadi niatnya dalam hati, iuran BPJS Ketenagakerjaan khusus untuk pekerja rentan dan usian tua, preminya akan ia tanggung selama satu tahun.
“Kita sampaikan untuk menanggung premi pekerja rentan agar bisa didapat manfaatnya bila terjadi kecelakaan kerja dan wafat dalam bekerja. Melalui momen ini kita sampaikan saya tanggung 1.000 orang dalam satu tahun di BPJS Ketenagakerjaan. Untuk Al Hidayah Medan saya tanggung 100 jamaah pekerja rentan dan saya bayar setahun dan selama saya jadi anggota DPRD Sumut,” ujarnya.
“Saya sebagai Ketua Partai Golkar bertanggung jawab kepada Al Hidyah dan sebaliknya Al Hidayah juga harus bertanggung jawab kepada Partai Golkar,” katanya pula.
Ustad KH Amiruddin MS dalam tausiahnya mengatakan Ketua Al Hidayah dibawah pimpinan Hj Nazlah Khairani SH MH merasa bahagia, sebab dapat mengumpulkan ribuan jamaah di Masjid Raya Al Mashun untuk Shalat Tasbih sekaligus peringatan Nuzulul Quran pada 22 Ramadhan ini.
Setidaknya ada 7 bidang dalam kehidupan kita berpedoman dalam Alquran. Pertama petunjuk dalam bidang akidah. Kedua adalah memberi pedoman pada kita tentang bagaimana kita beribadah. Tatacara kita bagaimana beribadah kepada Allah SWT. Jaga ibadah. Khusu di Ramadhan ini ada shalat taraweh. Dan ada juga shalat tasbih.
Ketiga Alquran sebagai pedoman dalam hal munakahat atau hidup berumah tangga, membimbing pernikahan manusia antara lelaki dan perempuan. Keempat Alquran mengatur soal jinayat, urusan menyangkut orang meninggal. Menjadi fardhu kifayah bagi yang hidup untuk menyelesaikan mayat. Kelima adalah mengatur soal muamalah tentang urusan jual beli ekonomi kehidupan kita sehari hari.
Keenam adalah mengatur soal tarbiyah yaitu mengenai pendidikan. Islam ajarkan kita mendidik anak secara islami. Lalu yang ketujuh adalah Alquran memberikan pedoman pada kita soal siasah atau politik tapi politik lebih besar bukan politik kecil. Supaya kita tidak dipermainkan orang dalam berpoliik.
Ketua Al Hidayah Sumut, T Andromeda mengucapkan syukur karena setiap bulan Al Hidayah Medan menggelar pengajian dan dihadiri ribuan jamaah. “Kita memperingati mukjizat yang diturunkan Allah SWT. Tugas Al Hidayah untuk mensyiarkan Islam lewat majelis taklim. Kita tetap berpegang teguh pada Alquran dan kita hadir sebagai satu satunya partai nasional yang memiliki kelompok pengajian yang didirikan pada 1989 dan memiliki peran strategis untuk menyatukan umat Islam. Mulai dari pusat sampai ke tingkat kelurahan,” tutupnya. erde


















