Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaMedan

PD MABMI Medan Tabalkan Warga Kehormatan Melayu kepada Kajatisu Harly Siregar

195
×

PD MABMI Medan Tabalkan Warga Kehormatan Melayu kepada Kajatisu Harly Siregar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : Pengurus Daerah Majelis Adat Melayu Indonesia (PD MABMI) Kota Medan menggelar acara silaturahmi masyarakat Melayu Kota Medan serta penanabalan Warga Kehormatan Melayu Majelis Adat Melayu Melayu Indonesia Medan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara, Harly Siregar SH MH, di Aula Quba Asrama Haji Medan pada Jumat 7 November 2025. Dibuka protokol Cek Dayan, dan pembacaan Al Quran Nur Karim oleh Datuk Hamdan Syukron SAG dilanjutkan pembacaan doa oleh Ustad H Hardi.

Example 300x600

Ketua PD MABMI Medan Abdul Ghofur mengatakan akan menabalkan Bapak Harly Siregar sebagai Warga Kehormatan Melayu. Dan akan dikenakan tanjak dan sampin. Kegiatan ini kerap PD MABMI laksanakan untuk para Kejatisu sebelumnya. Pihaknya jjuga berterima kasih atas arahan Kejatisu bahwa diperlukan budaya untuk menyejulkan hati. “Kami dari PD Mabmi akan senantiasa melestatikan budaya dan mengarahkan warga taat hukum. Seperti lomba Pantun Kejatisu Festival lagu Melayu, Piala Pangdam dan sebagainya. Sebagai anak, kami mohon bimbingan dan nasihat dari Kajatisu terutama sebagai warga yang taat hukum,” ujarnya ketika menyampaikan hal tersebut pada Senin 10 November 2025.

Baca Juga :  Kasus Pencurian Tahun 2024 Terungkap, Masyarakat dari 3 Desa Ucapkan Terimakasih kepada Polsek Hinai

Selanjutnya penabalan sebagai warga kehormatan Melayu dilaksanakan dibawah bimbingan Dr Shafwan Hadi Umri. Yaitu memakiakan kain sampin dan pemakain tanjak kepada Kajatisu Harly Siregar oleh Syaf Afandi dan Shafwan Hadi Umri serta mengenakan baju kurung Melayu beserta selendang kepada Ibu Tiurmaida Harly Siregar yang dipakaikan oleh Prof Nurhayai Penasehat PD MABMI. Lalu tepung tawar kepada Kejatisu dan istri.

Ketua Harian PB MABMI , H Syah Afandin mengatakan kehadiran Kajatisu sebagai kebanggaan kami para puak Melayu. Sebab Kajatisu Harly Siregar sebagai unsur Muspida Provinsi mau datang ke Medan. Kita bukan tepung tawar saja, tapi harus kawal kebijakan kebijakan Kejatisu. Negara perlu orang yang berani dan keras untuk tegakkan hukum di daerah ini. Kita bangga, baru beberapa bulan Kejatisu berani dan tegas memproses hukum penjualan lahan milik negara ke swasta.

“Ini harus kita kawal. Melayu harus kawal ini. Kita dukung sepenuhnya sebab dengan ketegasan itu,p ada pihak pihak yang kurang senang. Sebagai masyarakat adat, adat adalah aturan atau regulasi, maka ini harus kita kawal. Kami warga Melayu berdiri di depan dukung Kejatisu untuk menegakkan hukum,” kata Ondim.

Baca Juga :  Ancaman Bom Pesawat Haji, Dirjen: Kemenag dan Saudia Jaga Ritme Penerbangan Jemaah

Usai ditabalkan dan tepung tawar, Kajatisu dan istri mengucapkan terima kasih. Bagi kami dan istri dalam acara ini berupa anugrah dan sangat bermakna dalam adat istiadat Melayu yang dikenal menjunjung tinggi akhlak, budi, santun dan memilih kata yang baik dalam bersosilaisasi.

“Penghargaan ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar. Kami berharap dapat mengemban gelar kehormatan ini dengan memberikan pelayanan hukum yang terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penindakan dan pemberantasan korupsi yang berfokus pada penyelamatan dan pemulihan keuangan Negara,” kata Harli.

Penegakan hukum ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi kemakmuran masyarakat, termasuk masyarakat Melayu Indonesia di Kota Medan. Terima kasih atas dukungan dari saudara-saudara warga Melayu Kota Medan kepada kami jajaran Kejati Sumut.
Harli juga sangat mengapresiasi dan mendukung program MABMI Medan dalam hal melestarikan budaya bangsa khususnya adat dan budaya Melayu karena seni budaya Melayu ini bisa sebagai penyejuk di tengah-tengah masyarakat.

Sementara Dr H Syafwan Hadi Umry, selaku Pakar Budaya Melayu menyebutkan acara pemberian dan pengukuhan gelar adat, jangan dilihat dari sisi seremonialnya saja, dibaliknya tersirat makna yang sangat dalam terutama dalam hal pelestarian adat.

Baca Juga :  Kadis Pertanian Serahkan 11 Unit Alsintan Roda Empat dan 44 Unit Handtrator Kepada Brigade Pangan

“Pemberian dan pengukuhan gelar adat justru berdampak positif dalam arti mampu menjadi penyaring adat budaya asing yang menerobos masuk ke Indonesia melalui jaringan informasi dan komunikasi canggih yang sulit dihindarkan,” kata Syafwan. Maka karena itu Majelis Adat Budya Melayu Medan berdasarkan musyawarah dan mufakat pengurus inti telah memutuskan pemberian gelar warga kehormatan Masyarakat Melayu Deli kepada Harly Siregar beserta Istri Tiurmaida Harli Siregar, jelas pakar budaya nasional.

Hadir dalam acara itu selain Kajatisu, tampak Kajari Medan Fajar SH, para Asisten jajaran Kejatisu, Syah Affandin dari PB MABMI, Penasehat PD MABMI Medan, Prof Nurhayati, Haris Fadillah, Marah Husin Lubis, Muazad Zein, HA Nuar Erde, Taufiqqurahman, Abdul Gani, OK Hafifuddin SSos, Sabaruddin Ahmad, H Hardy Aja Milhan Surbakti, Abdus Syukur, Syahfrizal AR, Muharlaili, Abdullah Sani, Muhammad Habiburrahman, Datuk Chairul Fahri. Dari etnis Jawa ,Ruslan SE, Ketua Pendawa Sumut, Ketua Pendawa Nasional H Ramlan Sudarto SH dan undangan lainnya.erde

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *