MEDAN : GeberNewsTv resmi mengudara di platform YouTube sebagai bentuk keberanian media dalam menjawab tantangan era digital yang dipenuhi arus informasi cepat namun sering kehilangan kedalaman dan nilai jurnalistik. Kehadiran kanal ini dipandang sebagai upaya serius memperkuat jurnalisme visual yang tetap kritis, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik, sekaligus menjangkau pola konsumsi informasi masyarakat yang kian bergeser ke platform audio visual.
Peluncuran GeberNewsTv tidak dimaknai sekadar perluasan kanal distribusi berita, melainkan sebagai sikap redaksional untuk tetap relevan tanpa mengorbankan prinsip dasar pers. Format video dinilai mampu menghadirkan fakta secara lebih utuh, terutama bagi generasi muda, sekaligus mempertegas komitmen media terhadap akurasi dan tanggung jawab informasi.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia Sumatera Utara, Rizal Syam Lubis, S.E., kepada media pada Jumat 19 Desember 2025, menilai langkah GeberNewsTv sebagai strategi adaptif yang layak diapresiasi. Menurutnya, media yang mampu mengikuti perkembangan teknologi namun tetap menjaga roh jurnalistik akan memiliki daya tahan jangka panjang.
Rizal menegaskan bahwa kehadiran GeberNewsTv berada pada momentum yang tepat. Transformasi ke platform YouTube, katanya, bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sarana untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dan edukasi publik melalui medium yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Media Online Indonesia Sumatera Utara, Fajar Trihatya, S.E. Ia menilai transformasi media ke ranah visual merupakan keniscayaan, namun harus dibarengi konsistensi kualitas. Media digital, menurutnya, tidak boleh terjebak pada sensasi dan perburuan viral semata.
Fajar menekankan bahwa GeberNewsTv berpeluang menjadi pembeda di tengah maraknya kanal digital yang miskin substansi. Jika konsisten menyajikan berita faktual, kritis, dan berimbang, GeberNewsTv dinilai dapat menjadi rujukan publik yang kredibel.
Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Provsu, Roy Syamsul Gultom, melihat GeberNewsTv sebagai ruang baru bagi jurnalis untuk menyampaikan fakta secara lebih terbuka dan utuh. Jurnalisme video, menurutnya, justru menuntut tanggung jawab yang lebih besar karena publik dapat langsung menilai kebenaran sebuah peristiwa melalui visual.
Roy menyebut video sebagai medium yang sulit dimanipulasi. Karena itu, konsistensi dan integritas redaksi menjadi kunci agar GeberNewsTv mampu menjadi standar baru jurnalisme digital yang sehat di Sumatera Utara.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menilai kehadiran GeberNewsTv sebagai penguat demokrasi di era digital. Media visual yang independen dan berani menyuarakan kepentingan rakyat, menurutnya, sangat dibutuhkan di tengah derasnya informasi yang sarat bias kepentingan.
Adi Warman menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai penjaga nurani publik. GeberNewsTv diharapkan mampu berdiri sebagai penyeimbang kekuasaan dan menjadi corong bagi masyarakat yang kerap terpinggirkan.
Dengan memanfaatkan YouTube sebagai medium utama, GeberNewsTv juga dinilai memiliki keunggulan dalam membangun komunikasi dua arah melalui ruang diskusi dan respons publik. Interaksi langsung ini dianggap dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap media.
Di tengah banjir informasi instan dan dangkal, GeberNewsTv ditantang untuk menjaga independensi, etika, dan integritas jurnalistik. Konsistensi pada nilai-nilai tersebut akan menentukan apakah GeberNewsTv mampu menjadi oase informasi yang jujur, tajam, dan bertanggung jawab di ruang digital. dodi
Tim


















