DELI SERDANG : Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat 2026 dengan tema “PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH MAHASISWA” melaksanakan kegiatan bertajuk “Penguatan Ketahanan Peternakan Bebek Pasca Bencana Banjir di Desa Tanjung Rejo, Kabupaten Deli Serdang”. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Mayang Sari Yeanny, S.Si., M.Si. sebagai ketua tim, bersama Prof. Dr. Sovia Lenny, M.Si., serta melibatkan mahasiswa Program Studi Biologi, FMIPA USU. Demikian siaran pers diterima redaksi pada Sabtu 29 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya pada sektor peternakan bebek. Banjir dapat mengganggu kondisi kandang, lingkungan pemeliharaan, kesehatan ternak, serta keberlangsungan usaha peternak. Karena itu, penguatan ketahanan peternakan menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memulihkan aktivitas peternakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Tim pengabdian USU hadir bersama mahasiswa untuk mendukung proses pemulihan melalui pendekatan edukatif dan pendampingan di lapangan. Keterlibatan mahasiswa juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi generasi muda untuk menerapkan ilmu Biologi sekaligus membangun kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Sinergi antara dosen, mahasiswa, dan peternak bebek diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan serta kemampuan peternak dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang.
Program ini menegaskan komitmen USU untuk menghadirkan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui penguatan kapasitas peternak dan kolaborasi berkelanjutan, Desa Tanjung Rejo diharapkan semakin mampu memulihkan dan mengembangkan peternakan bebek secara tangguh, sehat, dan berkelanjutan pascabanjir. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghubungkan pendidikan, pengabdian, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. nrd/ril
















