Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHukum & KriminalMedan

Fitnah, Periksa dan Tangkap Penyebar Berita Hoaks Rutan Medan Jadi Sarang Narkoba

182
×

Fitnah, Periksa dan Tangkap Penyebar Berita Hoaks Rutan Medan Jadi Sarang Narkoba

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEDAN : Tuduhan liar yang menyebut Rutan Kelas I Medan sebagai sarang peredaran narkoba akhirnya terbongkar sebagai fitnah keji. Narasi busuk yang sempat beredar di sejumlah media sosial dan pemberitaan tidak kredibel itu, kini terbukti tidak berdasar sama sekali, bahkan dinilai sengaja ditiup untuk merusak reputasi lembaga pemasyarakatan dan menjatuhkan nama baik pejabat yang bersih dari permainan kotor.

Ketua DPW Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara, HA Nuar Erde, menyebut isu Rutan Medan sarang narkoba merupakan bentuk serangan jahat terhadap institusi hukum. Terhadap pihak pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai pembuat berita hoax tersebut harus ditelusuri, diperiksa dan ditangkap.

Example 300x600

“Ini pembunuhan karakter yang terstruktur. Media harusnya jadi pilar kebenaran, bukan corong fitnah. Setelah kami lakukan klarifikasi dan investigasi, semuanya terbukti tidak benar. Rutan Kelas I Medan justru jadi contoh lembaga pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Perilsa dan tangkap penyebar.bwrita hoax tersebut,” tegas HA Nuar Erde pada Senin 20 Oktober 2025.

Baca Juga :  Universitas Deztron Indonesia Salurkan Bantuan Sosial ke Desa Harapan Makmur, Kabupaten Langkat

Ia menambahkan, kepemimpinan Rutan saat ini layak diapresiasi karena berhasil membangun sistem pembinaan yang disiplin, manusiawi, dan bebas dari praktik haram. “Rutan ini sudah bertransformasi menjadi pusat pembinaan moral, bukan tempat transaksi gelap,” ucapnya tajam.

Sementara Ketua Umum DPP Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN), H. Ardiansyah Saragih, S.H., M.H., melalui Humas Aswani Hafit, menyebut tuduhan tersebut sebagai rekayasa terencana. Ia menegaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran langsung dan tidak menemukan satu pun bukti adanya praktik peredaran narkoba di dalam Rutan Medan.

“Ini fitnah keji yang dipelihara oleh oknum berkepentingan. Kami sudah koordinasi dengan aparat hukum, hasilnya nihil. Tidak ada aktivitas narkoba di dalam Rutan Medan. Yang menyebarkan isu ini jelas punya niat jahat dan harus diproses hukum,” tegas Ardiansyah Saragih dengan nada tegas.

Baca Juga :  Kepala Rutan Tarutung Pimpin Penandatanganan Perjanjian Kinerja

Pernyataan itu juga diperkuat oleh mantan warga binaan Rutan Medan, berinisial DS, yang mengaku heran dengan tudingan liar tersebut. Ia menuturkan, selama dirinya menjalani masa hukuman, pengawasan di bawah pimpinan Kepala Rutan saat ini sangat ketat, disiplin, dan transparan.

“Setiap hari ada pemeriksaan mendadak, semua ruangan dipantau CCTV, bahkan untuk pegang HP saja sulit. Tidak mungkin ada peredaran narkoba. Yang menyebar berita itu pasti sakit hati, mungkin bisnis kotornya dulu digagalkan,” ujar DS tanpa ragu.

Aktivis nasional dan pemerhati hukum meminta agar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta aparat penegak hukum mengusut tuntas aktor di balik penyebaran hoaks ini.

“Negara tidak boleh kalah oleh para penyebar fitnah. Kami percaya Jenderal (Purn) Agus Andrianto akan bersikap tegas. Jangan biarkan lembaga pemasyarakatan dijadikan tumbal kepentingan kotor,” tegas Ardiansyah Saragih lagi.

Dari pihak Rutan Kelas I Medan, pejabat internal menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen menjaga Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Narkoba (WBK/WBBM) melalui sinergi bersama BNN dan Polrestabes Medan, serta pengawasan ketat dengan CCTV dan sistem pemindai modern di seluruh area.

Baca Juga :  Bidan Farida : Tidak Ada Pungli Dalam UPKP Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025

“Rutan bukan tempat bersembunyi bagi kejahatan. Kami berdiri di garda depan perang melawan narkoba,” tegasnya singkat namun berisi.

Hasil penelusuran tim media menunjukkan tidak ditemukan bukti valid maupun indikasi praktik narkoba di Rutan Kelas I Medan. Isu tersebut dipastikan hanya bagian dari serangan opini dan propaganda murahan yang bertujuan menggoyang kredibilitas institusi.

Kini publik menanti langkah tegas Menteri Imipas Jenderal (Purn) Agus Andrianto untuk memeriksa dan menindak penyebar hoaks yang telah mencemarkan nama baik lembaga negara, sekaligus memberikan penghargaan moral kepada jajaran Rutan Medan yang tetap teguh di jalur integritas, disiplin, dan pelayanan kemanusiaan.nrd

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *